Srikaya (Annona squamosa L.) merupakan tanaman buah yang mempunyai banyak sebutan di banyak sekali kawasan di Indonesia. Ada yang menyebutnya delima bintang, serba bintang, sarikaya, seraikaya, serkaya, surikaya, srikawis, sarkaja, serakaja, sirikaja, garoso, ata, atis soe walanda, sirikaya, sirikaja, dan hirikaya. Kalau di tempat ada buah srikaya ini disebut apa?
Dari bentuk buah dan daunnya, sekilas srikaya ini seolah-olah dengan buah sirsak. Begitu pun khasiatnya, jikalau daun sirsak berguna untuk pengobatan tradisional, maka daun dan buah srikaya pun begitu. Bahkan hampir semua bab tanaman srikaya ini bermanfaat sebagai obat.
Daunnya dipakai untuk mengatasi batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, diare, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema. Contoh pemakaian:
Borok dan bisul
Cuci daun segar secukupnya, kemudian giling hingga halus. Tambahkan sedikit garam, kemudian gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau abuh dan balut. Dalam sehari, ganti 2--3 kali.
Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, kemudian tumbuk hingga halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita semoga baunya terhisap oleh penderita.
Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), kemudian rebus dengan lima gelas air hingga tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling hingga halus, kemudian tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.
Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), kemudian giling hingga halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.
Bijinya juga sanggup dimanfaatkan untuk mengatasi pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga. Buah sirsak yang masih muda dipakai untuk mengobati diare, disentri akut, dan gangguan pencernaan (atonik dispepsia).Berikut ini teladan pemakaiannya:
Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya.
Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, kemudian saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.
Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), kemudian giling hingga halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, kemudian aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, kemudian bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan basuh hingga bersih. Jangan hingga bilasan air masuk ke mata alasannya ialah sanggup menyebabkan iritasi dan meradang.
Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak, kemudian giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, kemudian balut dengan kain kasa.
Akarnya dipakai untuk mengobati sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung. Kulit kayu dipakai untuk mengatasi diare, disentri, dan luka berdarah. Contoh Pemakaian:
Diare
Cuci kulit batang srikaya (6--10 g), potong kecil- kecil, kemudian tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air hingga tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.
Catatan
Jika ditelusuri lebih lanjut, di Indonesia ini memang banyak sekali tanaman yang berguna sebagai obat. Salah satunya ialah srikaya, selain sebagai tanaman buah juga sanggup dijadikan sebagai herbal untuk pengobatan.
Advertisement
Dari bentuk buah dan daunnya, sekilas srikaya ini seolah-olah dengan buah sirsak. Begitu pun khasiatnya, jikalau daun sirsak berguna untuk pengobatan tradisional, maka daun dan buah srikaya pun begitu. Bahkan hampir semua bab tanaman srikaya ini bermanfaat sebagai obat.
Manfaat Daun Srikaya
Daunnya dipakai untuk mengatasi batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, diare, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema. Contoh pemakaian:Borok dan bisul
Cuci daun segar secukupnya, kemudian giling hingga halus. Tambahkan sedikit garam, kemudian gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau abuh dan balut. Dalam sehari, ganti 2--3 kali.
Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, kemudian tumbuk hingga halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita semoga baunya terhisap oleh penderita.
Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), kemudian rebus dengan lima gelas air hingga tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling hingga halus, kemudian tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.
Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), kemudian giling hingga halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.
Manfaat Biji dan Buah Srikaya
Bijinya juga sanggup dimanfaatkan untuk mengatasi pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga. Buah sirsak yang masih muda dipakai untuk mengobati diare, disentri akut, dan gangguan pencernaan (atonik dispepsia).Berikut ini teladan pemakaiannya:
Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya.
Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, kemudian saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.
Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), kemudian giling hingga halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, kemudian aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, kemudian bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan basuh hingga bersih. Jangan hingga bilasan air masuk ke mata alasannya ialah sanggup menyebabkan iritasi dan meradang.
Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak, kemudian giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, kemudian balut dengan kain kasa.
Manfaat Akar dan Kulit Kayu
Akarnya dipakai untuk mengobati sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung. Kulit kayu dipakai untuk mengatasi diare, disentri, dan luka berdarah. Contoh Pemakaian:
Diare
Cuci kulit batang srikaya (6--10 g), potong kecil- kecil, kemudian tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air hingga tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.
Catatan
- Ibu hamil dihentikan minum rebusan biji buah srikaya.
- Hati-hati jikalau minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya alasannya ialah mengandung racun.
- Hanya dipakai dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.
Jika ditelusuri lebih lanjut, di Indonesia ini memang banyak sekali tanaman yang berguna sebagai obat. Salah satunya ialah srikaya, selain sebagai tanaman buah juga sanggup dijadikan sebagai herbal untuk pengobatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar